1. Pentingnya Sertifikasi DJID untuk Door Lock
Produk door lock modern tidak hanya berfungsi sebagai pengunci mekanis, produk door lock secara umum tidak wajib sertifikasi SDPPI (atau sekarang DJID) kecuali door lock tersebut memiliki fitur telekomunikasi seperti Bluetooth, NFC, WLAN, atau selular. Sertifikasi SDPPI/DJID diwajibkan untuk semua alat dan perangkat telekomunikasi yang memancarkan atau menerima gelombang radio di Indonesia, bukan untuk semua jenis produk elektronik. Fitur ini memungkinkan door lock terhubung dengan smartphone atau sistem keamanan rumah pintar (smart home). Karena menggunakan perangkat telekomunikasi, maka produk door lock yang memiliki fitur wireless wajib diuji dan mendapatkan sertifikasi DJID sebelum beredar di pasar Indonesia.
2. Regulasi DJID di Indonesia
SDPPI (Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika) atau yang sekarang berubah menjadi DJID (DIrektorat Jenderal Infrastruktur Digital) adalah sebuah unit di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) yang bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang infrastruktur digital, termasuk urusan sertifikasi perangkat telekomunikasi atau lembaga yang mengatur sertifikasi perangkat telekomunikasi.
Aturan ini bertujuan untuk:
Melindungi konsumen dari perangkat tidak sesuai standar.

Menjamin keamanan, keandalan, dan kinerja yang telah teruji.

Memastikan kunci pintu berfungsi sesuai standar yang ditetapkan dan memberikan perlindungan yang efektif dari akses tidak sah serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut.

Memastikan keamanan spektrum frekuensi.

Menjamin kualitas komunikasi nirkabel.

Manfaat door lock jika sudah tersertifikasi:
Keamanan yang lebih tinggi

Peningkatan kenyamanan

Pemantauan akses

Fleksibilitas dalam pengaturan akses

Tampilan modern

Jika sebuah door lock hanya mekanis tanpa fitur wireless, maka produk tersebut tidak perlu sertifikasi DJID. Namun, untuk door lock digital dengan koneksi nirkabel, sertifikasi ini wajib.

3. Proses Pengujian dan Sertifikasi
Proses sertifikasi DJID melibatkan:
Pengajuan dokumen teknis oleh produsen atau importir.

Pengujian di laboratorium berlisensi untuk memastikan frekuensi, daya pancar, dan standar teknis sesuai regulasi.

Penerbitan sertifikat oleh DJID jika produk memenuhi persyaratan.

Tanpa sertifikasi, produk door lock digital tidak bisa masuk ke pasar resmi dan dapat terkena sanksi.
4. Bagaimana Cerapproval Membantu
Sebagai agen sertifikasi berpengalaman, Cerapproval mendampingi produsen maupun importir dalam:
Konsultasi kelayakan produk.

Persiapan dokumen teknis.

Koordinasi uji laboratorium.

Proses registrasi hingga sertifikat diterbitkan.

Dengan layanan ini, perusahaan dapat lebih cepat dan efisien memastikan produk door lock siap masuk pasar Indonesia sesuai regulasi.

Kesimpulan
Tidak semua door lock wajib memiliki sertifikasi DJID. Hanya door lock dengan fitur wireless yang diwajibkan. Agar tidak terkendala regulasi, pastikan produk Anda diajukan ke proses sertifikasi resmi. Bersama Cerapproval, proses sertifikasi menjadi lebih mudah, cepat, dan terpercaya.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cerapproval